Category Archives: Pustaka

Direktori perpustakaan Sanggar Nuun

Profil Sanggar Nuun; Komunitas Kesenian di Yogyakarta

Profil Sanggar Nuun; Komunitas Seni Jogja

Profil Sanggar Nuun; Komunitas Seni Jogja

Buku ini adalah dokumentasi atau rekam jejak proses berkesenian Sanggar Nuun sampai tahun 2012, sekaligus menjadi hadiah ulang tahun ke-20 Sanggar Nuun. Sanggar Nuun memiliki beberapa ruang kerja seni untuk pegiatnya, Sastra, Teater dan Pantomim, Musik dan Seni Rupa, Melalui empat bidang kerja itulah Sanggar Nuun berusaha bergerak menuju sebuah perjalanan alternatif yang berdasarkan atas semangat nilai profetik dan semangat Religius-Humanis.

Baca:

Leave a comment

Kaos “Sulur Ndlulur” GKSRP V Sanggar Nuun

Salam hormat kepada segenap warga Sanggar Nuun dan seluruh pihak yang terus mendukung proses berkesenian di Sanggar Nuun. Dalam rangka gelaran Pameran Seni Rupa “Sulur Dlulur” pada awal November 2012, panitia akan menggalang donasi untuk dukungan pembiayaan kegiatan melalui penjualan kaos. Berikut rincian harga kaos beserta ukuran yang tersedia:

@Rp.100.000,- (Belum termasuk Ongkir)

  • Rp. 45.000,- (produksi Kaos)
  • Rp. 55.000,- (Donasi Kegiatan)

Bahan: Katun

Desain: Sesuai gambar
Ukuran: S, M, L, XL, XXL (bisa lengan panjang atau pendek)

Partisipasi donasi dapat disampaikan melalui SMS (KETIK: Nama, ukuran, panjang/pendek/, Jml Order, Alamat Lengkap) dan kirim SMS ke nomor 085647630032. Pemesanan juga dapat dilakukan dengan format yang sama melalui inbox Facebook Sanggar Nuun di sanggarnuunjogja@gmail.com.

Pagi pemesan di luar DIY akan kami informasikan tambahan ongkos kirim dan pembayaran dapat dilakukan melalui rekening Sanggar Nuun, BRI Unit Timoho Katamso an. Sanggar Nuun Fak Adab No. Rekening: 3838-01-001782-53-4.

Demikian terima kasih, Salam Budaya.

Leave a comment

Lorong Perpustakaan

Buku-buku tua nan berdebu

Tak terjamah

Disudut  lain  diterjemah

Dengan semangat menggebu

Lorong perpustakaan

Menyimpan rahasia

Petak umpet kata-kata

Bermakna atau tak makna

Kata-kata tak kemana-mana

Hingga selembar ayat jatuh dari kitab

Di lorong paling rahasia

Bahwa Alif, tegak dalam kesempurnaan

Diikuti Lam serupa kebaikan, dan Lam dalam keselamatan

Ha’ bahwa Sang yang sangat, akan menghancurkan musuh-musuhnya

Kata-kata tak kemana-mana

Seperti air suci

Namun pula

Seperti cahaya dari hati menembus kepala

Selembar ayat merangkum cahaya

Menyimpan air suci

Lebih dari kata-kata

Bertebaran di ladang gersang

Lebih dari kata-kata yang bertaburan di lorong sia-sia

November 2011

Leave a comment

Setelah Aleksitimia

oh lelaki bersayap perak, penghantar ruh kudus

pada wilayah antara barat dan timur, utara-selatan

antara alif dan nun

bahwa kesakitan adalah keleluasaan

dan mati adalah sekeping dusta

oh lelaki bersayap perak

menembus benang merah

kawallah setiap inci tubuh ini tanpa tercecer

tamasya, berjalan mengikuti arah cinta

seperti para darwis menari

ekstase dalam cinta

lelaki bersayap perak

katakanlah bahwa kekasih yang terperangkap

pada bola raksasa yang dilingkupi sayap naga

menjadi tak lagi menarik

Oh jika kegelapan kembali mengepung

sampaikan salam kami pada selaut air mata

juga senandung sunyi di perbatasan musim

Oktober 2011

Leave a comment

Gerhana Bulan Ketiga

Teater Sanggar Nuun

Gerhana Bulan Ketiga

Gerhana Bulan Ketiga merupakan naskah drama yang diangkat sebagai naskah drama untuk pementasan Produksi Teater Sanggar Nuun XVIII. Naskah yang ditulis Wahyudin, M. Hum ini menceritakan sebuah kisah tentang imaji atas sebuah wilayah yang berjalan tanpa sosok pemimpin selama 40 hari, kegelisahan yang tak kunjung melahirkan pemimpin baru, pasar, rakyat jelata dan pertarungan politik orang-orang disekitar kekuasaan. Baca Selengkapnya

1 Comment

Panjak Kali Wetan

Cerpen

Karya: Fathulloh

Sejarah terkadang menjadi catatan pahit sebagian orang. Cerpen Panjak Kali Wetan adalah potret kecil, saat kesenian berhadapan dengan politik dan kekuasaan. Kisah Mbok Narsi, seniman ludruk, menjadi waria karena dominasi agama saat itu. Kisah Wijaya Kusuma, kelompok ludruk tobong, terbakar dalam buku catatan sejarah 1965.

Leave a comment

Di Bawah Bayang-Bayang Pohon Bakau

Naskah Drama

Karya: Wahyudin, M. Hum

Di Bawah Bayang-Bayang Pohon Bakau

Naskah yang memotret keteguhan sosok Marji, lelaki tua yang bertahan, bahkan berhadap-hadapan dengan watak serakah dunia korporasi. Dikisahkan Marji satu-satunya penduduk yang tersisa dan bertahan untuk tetap menanam bakau di sepanjang pesisir pantai, kegiatan yang tak pernah terlihat ditengah pembangunan besar-besaran pabrik kilang minyak. Baca Selengkapnya

1 Comment

Bul Diapusi

Naskah Drama
Karya: Theo Sunu W

Kesenian Langen Mondro Wanoro, siapa pernah mendengar? kesenian dari Bantul Yogyakarta ini bisa dikatakan hampir punah. Theo Sunu W, memotret pengalamanya bersama kelompok kesenian Langen Mondro Wanoro dalam sebuah naskah drama realis, menyentil, dan bercampur parodi satir. Teks laku gerak yang bercerita kisah getir kelompok kesenian tradisi, terdampar di Jakarta karena ulah makelar kesenian bernama Tan Kie Boel. Selamat membaca…

Baca Selengkapnya

Leave a comment

Perahu

ilustrasi; sumber innocentia.files.wordpress.com


Perahu

Puisi|Bachrum Bunyamin

Bismillahi majreehaa wa mursaahaa, kulayarkan perahuku
Mengharungi samudra semestaMu dalam samudra semestaku
Berbekal sejuta do’a dan harapan menggebu
Pembungkus tubuh sejak dalam kandungan ibuku
Berbekal kompas bismillah yang diajarkan ayahku
Di Universitas kehidupan yang menjadi almamaterku Baca Selengkapnya

Leave a comment

Kepada Cahaya 1

Wahai!

engkau yang menatah luka-luka menjadi berhala

tatap bintang-bintang dan bulan dan matahari

seperti ibrahim

asah kapakmu!

hancurkan!

Musta’in Ahmad

Leave a comment