Kesenian Islam dan Perubahan Zaman

Oleh: Doel Rohim Membicarakan Seni dan Islam menjadi suatu hal yang menarik ditengah carut marutnya tatanan sosial masyarakat kita saat ini. Agama Islam yang menjadi agama terbesar di Indonesia, sebenarnya menjadi potensi yang dapat digunakan untuk  mewarnai dinamika perubahan sosial ditengah-tengah kita. Namun, hal itu tidak begitu kelihatan, bahkan malah sebaliknya agama Islam sering diidentikan…

Read more

Realitas “Nyata Adanya” dan Distorsi Realitas

Sepintas membingungkan memang, jika melihat berbagai refleksi atas teater realis yang bertaburan dari masa ke masa. Mulai dari Stanislavsky ke Bertlot Brecht, atau dari Suyatna Anirun ke Iswadi Pratama dan sebagainya. Teater realis; adalah ilusi realitas, adalah cerminan realitas, adalah imitasi realitas, adalah olahan (tafsir) realitas, adalah jendela realitas, adalah sekeping realitas, adalah ini dan…

Read more

Realitas “Nyata Adanya” dan Distorsi Realitas

Sepintas membingungkan memang, jika melihat berbagai refleksi atas teater realis yang bertaburan dari masa ke masa. Mulai dari Stanislavsky ke Bertlot Brecht, atau dari Suyatna Anirun ke Iswadi Pratama dan sebagainya. Teater realis; adalah ilusi realitas, adalah cerminan realitas, adalah imitasi realitas, adalah olahan (tafsir) realitas, adalah jendela realitas, adalah sekeping realitas, adalah ini dan adalah itu. Pada dasarnya, setiap kata yang dipilih untuk refleksi realisme dalam teater memiliki dimensi arti, makna, cara (proses perwujudan) dan maksud yang berbeda-beda, namun memiliki kesamaan titik keberangkatan, yakni kenyataan hidup. …

Read more

JALAN MENCIPTA KEINDAHAN

Setiap individu mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu (yang tidak perlu disebutkan), dan dengan mengenali kelebihan-kelebihan tersebut, orang akan mengembangkan dan melestarikannya sehingga terhimpun dalam bentuk metode-metode yang kemudian disebut ilmu. Beternak, misalnya, awalnya bermetode menjinakkan binatang liar dari hutan, hingga dewasa ini telah ada metode transformasi genetika (tidak perlu dijelaskan) dan masih berpeluang untuk terus berkembang. Pola yang berkesinambungan ini membutuhkan satu tindakan yang oleh banyak orang dinamakan kreativitas. Dan kita tahu, kreativitas bermula dari imajinasi.…

Read more

Sinopsis dan Perss Release

Angka tujuh adalah angka tertinggi dalam numerologi Arab tradisional, dan pelayaran ke tujuh adalah puncak imajinasi dari petualangan Sindbad mengarungi tujuh samudera. Sebuah kisah kuno dari cerita 1001 malam yang legendaris.

Saat itu kapal mereka terjebak di “Laut Mati” wilayah para raja, semua hilang kecuali Sindbad [tentu saja, karena ini adalah dongeng]. Terdampar di pulau yang penuh emas permata tapi sunyi tanpa batas, Sindbad yang awalnya hanya pedagang biasa itu akhirnya berhasil menjadi pelaut sejati. Dan pelayaran pelaut sejati yang pertama sekali adalah ke langit!.…

Read more

Menjadi Penonton Teater

Penonton adalah salah satu unsur pokok sebuah seni pertunjukan, teater khususnya. Tanpa kehadiran penonton mustahil akan tercipta suatu peristiwa teater. Teater ada untuk diapresiasi, apresiasi taater yang utama jelas berasal dari penonton teater.

Siapa saja dapat menjadi penonton teater, baik pelaku teater [sedikit banyak mengetahui apa itu teater dan bagaimana proses pemanggungannya], penikmat teater yang bukan pelaku teater [orang yang biasa menonton teater] atau masyarakat awam yang sesekali atau pertama kali menonton teater. Dari penontonlah akan lahir kritik teater atau dalam format kecil lahirlah kesan dari menonton teater.

Read more

Suara Kendaraan Imajinasi Aktor

“Dengan hanya membaca naskah drama [dramatic reading], seorang aktor haruslah mampu membangun imajinasi-imajinasi bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain yang mendengar. Tidak perlu melihat, cukup dengan mendengar suara aktor tersebut”.

Kalimat-kalimat di atas saya dengar dari mulut Bang Boneng, sapaan akrab dari Diding Boneng atau Zainal Abidin Zetta, aktor kawakan yang lebih dikenal lewat serial TV Rumah Masa Depan [1984-1986] serta beberapa film Warkop DKI. Suara Bang Boneng terdengar tegas kala itu, sewaktu obrolan santai disela-sela berlangsungnya 40 tahun Festival Teater Jakarta 2012 di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki [TIM] Jakarta.

Read more

Memaknai Tubuh Aktor (3-habis)

Menengok ke Timur, ada suatu pemakanaan tubuh yang menjadi aliran atau gaya yang diacu sebagian orang di dunia internasioanl sampai sekarang sebagai metoda tubuh, yakni Butoh.

Butoh berbeda dengan Noh. Noh adalah drama musikal yang telah dipertunjukkan sejak abad 14 di Jepang, yang tersusun atas mai [tarian], hayashi [musik] dan utai [kata-kata yang biasanya dalam lagu]. Para pelakon Noh biasanya menggunakan topeng dan menari secara lamban -dalam perkembangannya, Tadashi Suzuki seorang dramawan Jepang mengasimilasikan Noh metode keaktoran modern. Metode ini dikenal dengan Metode Suzuki.

Read more

Memaknai Tubuh Aktor (2)

Melalui gagasannya The Poor Theatre [Teater Miskin], Jerzy Grotowsky mencoba mengembalikan supermasi teater kepada aktor. Aktor berperan penting dalam meniti hubungan yang ada antara aktor dan penonton. Hubungan ini adalah “pertemuan” yang tidak akan ditemukan selain dalam teater. Untuk meniti hubungan tersebut, aktor harus mampu menguasi otot-otot wajah dan tubuhnya. Sehingga apa yang diungkap oleh aktor adalah ekspresi kemanusiaan yang memiliki tingkat kedalaman. Komunikasi yang dibangun antara aktor sebagai individu dan penonton sebagai kolektif menjadi tidak terbatas. …

Read more

Memaknai Tubuh Aktor (1)

Tubuh dalam seni pertunjukan -lebih khususnya teater- adalah sebuah keniscayaan. Dari teater sebagi ritual keagamaan hinggal teater sebagai seni pertunjukan, tidak ada yang menyangkal bahwa tubuh adalah komponen utama bagi seorang aktor teater. Tentu tanpa mengesampingkan bahwa ada komponen lain yang mendukung dalam mencipta tokoh beserta kompleksitas penokohannya, yakni suara dan batin atau jiwa seorang aktor. Saya mencoba mengangkat sebuah pertanyaan mendasar “Apakah sudah seorang aktor memaknai tubuh aktornya?”. Jika iya, “Sejauh mana pemaknaan tersebut berlangsung?”.…

Read more

Log in