Realitas “Nyata Adanya” dan Distorsi Realitas

Realitas “Nyata Adanya” dan Distorsi Realitas Sepintas membingungkan memang, jika melihat berbagai refleksi atas teater realis yang bertaburan dari masa ke masa. Mulai dari Stanislavsky ke Bertlot Brecht, atau dari Suyatna Anirun ke Iswadi Pratama dan sebagainya. Teater realis; adalah ilusi realitas, adalah cerminan realitas, adalah imitasi realitas, adalah olahan (tafsir) realitas, adalah jendela realitas, adalah sekeping realitas, adalah ini dan adalah itu. Pada dasarnya, setiap kata yang dipilih untuk refleksi realisme dalam teater memiliki dimensi arti, makna, cara (proses perwujudan) dan maksud yang berbeda-beda, namun memiliki kesamaan titik keberangkatan, yakni kenyataan hidup. Baca Selengkapnya » ...

JALAN MENCIPTA KEINDAHAN

JALAN MENCIPTA KEINDAHAN Setiap individu mempunyai kelebihan-kelebihan tertentu (yang tidak perlu disebutkan), dan dengan mengenali kelebihan-kelebihan tersebut, orang akan mengembangkan dan melestarikannya sehingga terhimpun dalam bentuk metode-metode yang kemudian disebut ilmu. Beternak, misalnya, awalnya bermetode menjinakkan binatang liar dari hutan, hingga dewasa ini telah ada metode transformasi genetika (tidak perlu dijelaskan) dan masih berpeluang untuk terus berkembang. Pola yang berkesinambungan ini membutuhkan satu tindakan yang oleh banyak orang dinamakan kreativitas. Dan kita tahu, kreativitas bermula dari imajinasi.Baca Selengkapnya » ...

Tahap I Kemah Seni V Sanggar Nuun Yogyakarta

Tahap I Kemah Seni V Sanggar Nuun Yogyakarta Pada tahap I Kemah Seni V Sanggar Nuun diikuti oleh 37 peserta, baik dari dalam UIN Sunan Kalijaga maupun dari kampus lain. Peserta dibekali berbagai materi dan pengetahuan melalui media diskusi dan simulasi. Islam, Seni dan Budaya Kekinian menjadi materi pembuka yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Kaliopak yaitu M. Jadul Maula. Peserta juga mendapat materi-materi yang disertai simulasi seperti Estetika, Teater, Musik, Pantomim, Sastra dan Seni Rupa. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengenal lebih dalam tentang drinya melaui Olah Tubuh, Olah Rasa dan Olah Sukma.Baca Selengkapnya » ...

Menuju Kemah Seni V Sanggar Nuun Yogyakarta.

Posted on by Ilham
Menuju Kemah Seni V Sanggar Nuun Yogyakarta. Berbeda dengan kemah seni sebelumnya, Kemah Seni V yang mengusung tema “Melayarkan Perahu Peradaban, Menyelami Arti Gelombang” akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama akan dilakukan pada tanggal 5 sampai 9 Deseber 2013, bertempat di Pondok Pesantren Kaliopak, Piyungan, Yogyakarta. Pada tahap pertama ini calon peserta akan diperkenalkan dengan dunia kesenian yang selama ini menjadi ruang ekspresi Sanggar Nuun meliputi teater dan pantomime, Seni rupa, Musik, serta sastra. Baca Selengkapnya » ...

Artikel Lainnya :